Pendidikan    Humanity    Budaya    Ekonomi    Hukum    Wisata    Budaya    Artikel    Numismatika   

Wikipedia

Search results



Adsense Indonesia



free hit counter code










Website thumbnails by BitPixels











google-site-verification: google84eeace4ae26cad2.html Google+

Hitung Kredit rumah




Tim Gabungan Operasi di Kawasan Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut

Tim Gabungan melakukan pengembalian lahan kawasan Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut,
Di Desa Selotong Kecamatan Secanggang dan Desa Tapak Kuda Kecamatan Tanjung Pura/Foto M.Salim
Langkat- M.Salim
Operasi gabungan BBKSDA, TNI dan Polri untuk mengembalikan fungsi kawasan konservasi di Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut (LTL), Kabupaten Langkat telah selesai, dan pasukan dari TNI dan Polri telah ditarik. Meski demikian Polisi Kehutanan terus melakukan patroli di sekitar lahan kawasan sambil menunggu restorasi (penanaman) kembali lahan tersebut. Demikian disampaikan Kasi KSDA Wilayah II Stabat, Herbert BP Aritonang yang juga sebagai ketua tim Operasi, Sabtu (29/11).
Operasi yang diawali dari mengembalikan lahan kawasan Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut di Desa Selotong Kecamatan Secanggang yang dialih fungsikan sebagai tambak intensif maupun tambak alam, dan berakhir kemarin di Desa Tapak Kuda Kecamatan Tanjung Pura, dimana petugas gabungan di Desa Tapak Kuda melakukan penebangan pohon sawit sebanyak 1000 batang dan menjebol tambak di lahan seluas 40 hektar yang masuk dalam Kawasan Suaka Margasatwa.
“Operasi telah selesai namun Polhut terus menjaga lahan yang sudah dikembalikan dengan melakukan patroli rutin sembari menunggu restorasi kembali”, ujar Herbert
Personil Tim Gabungan Operasi pengembalian lahan kawasan Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut
/ Foto : Negara Topa
Masih Herbert untuk penjagaan ini kita menggunakan Polhut dengan melakukan patroli dilahan kawasan Suaka Margasatwa yang sudah siap untuk direstorasi. Operasi represif yang berlangsung selama 12 hari ini menurunkan 140 personil gabungan dan menggunakan alat berat excavator dan gergaji mesin sehingga kerja bisa lebih cepat.
Kawasan Suaka Margasatwa Langkat Timur Laut yang sempat beralih fungsi ini akan segera di tanami kembali dengan mangrove untuk mengembalikan fungsi konservasi, selain itu lahan yang sudah ditanami nanti akan terus dijaga dan dirawat sehingga bisa cepat kembali hijau.
“Kita sedang mencarikan bibit mangrove untuk restorasi dikawasan ini”, pungkas Herbert BP Aritonang.*

Anak Bangsa :Menatap Mentari Di Kaki Ufuk Dengan Penuh Asa..........

Terkait PTS Bermasalah, DPRD Harapkan Bupati Langkat Tindaklanjuti SE Koopertis Wil I




Anak Bangsa :Menatap Mentari Di Kaki Ufuk Dengan Penuh Asa..........

SD Negeri 056616 Secanggang-Langkat, Luput dari Perhatian Dinas Dikjar Langkat.

Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan

Langkat - Reza Lubis
SD Negeri No. 056616 Pasar XII Kota Lama Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat yang berjarak sekitar 10 km dari Stabat,pusat pemerintahan Kabupaten Langkat, kondisi beberapa kelasnya sangat memprihatinkan.

Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan
Sekolah yang mendidik 470 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ini memiliki 6 kelas yang kondisinya sangat tidak nyaman untuk kegiatan belajar mengajar pada bagian plafon hancur membutuhkan perbaikan bahkan di salah satu kelas nyaris tanpa plafon yang terlihat susunan kayu dan seng.
Menurut Said Kepala Sekolah S tersebut, kondisi ini sudah berlangsung lama (tahunan) "sebelum saya menjabat Kepala Sekolah kondisi kelas-kelas itu dah demikian pak" ujar Said.
Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan
"Kalau hujan,airnya masuk akibat sengnya bocor, saya dah mencoba menyisip 6-7 seng dengan bantuan tukang,namun beberapa waktu lalu karena hujan bersamaan dengan angin sengnya terbang" lanjut Said kasihana anak anak saat belajar tiba tiba hujan,ya.. airnya masuk kelas melalui seng yang rusak itu".
Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan
Saat di tanya apakah pernah mengajukan usulan kepada pihak terkait untuk rehabilitasi kelas kelas tersebut, Said menyatakan  pihaknya pernahmengajukannya, "kami pernah menagajukan proposal untuk rehab kelas kepada  masa pak Herman KUPTD (Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendidikan & Pengajaran Kec.Secanggang = red) dan malah kelas kelas tersebut pernah di tinjau oleh pak Sudirman,pak pungut dan mail (Staf Dinas Pendidikan dan Pengjaran Langkat = red) demikian tutur Kepala Sekolah yang mengasuh 18 kelas dengan 23 Guru 9 diantaranya Guru Honorer dan Staf Adm diakhir kalimatnya.
  
Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan

Foto ruang kelas di SDN 056616 Secanggang yang kondisinya memprihatinkan


Anak Bangsa :Menatap Mentari Di Kaki Ufuk Dengan Penuh Asa..........

BURUH DI LANGKAT TUNTUT KENAIKAN UMK RP 2,4 JUTA


    Perwakilan Buruh menyuarakan aspirasinya diterima langsung anggotaDPRDLangkat.

Langkat - Reza Lubis.
Puluhan buruh yang tergabung dari Aliansi Rakyat Tertindas Sumatera Utara (ART SU) yang terdiri dari Organisasi Perhimpunan Buruh Perkebunan Independen (PERBBUMI), Serikat Pekerja Multi Sektor Sumatera Utara (SPMS-SU) dan komunitas Konsultan Management Organisasi Rakyat (K2MORA) berunjuk rasa mengeluarkan pendapat di kantor DPRD Langkat, Selasa (4/11).

Pengunjuk rasa saat itu diterima oleh para anggota dewan diruang rapat banggar diantaranya H.Ajai Ismail,SE. Ketua Fraksi Nasdem, Kirana Sitepu, Ketua Fraksi PDIP, Romelta Ginting SE, Wakil Ketua Fraksi PDIP, Ralin Sinulingga SE kandidat Wakil Ketua DPRD Langkat serta Agustinus Riza Kaban SE, dan Suwanto.
         
Pada pertemuan tersebut Helmy Junaidi selaku koordinator Penanggung Jawab Aksi Solidaritas Buruh menyampaikan tuntutan diantaranya : Meminta agar Pemerintah Kabupaten Langkat memperjuangkan perbaikan nasib para buruh di Kab. Langkat  berdasarkan peraturan menteri tenaga kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia nomor 7 tahun 2013.
        
Selanjutnya para buruh juga merekomendasikan agar pemkab Langkat memperjuangkan nasib buruh, salah satu diantaranya merubah dan menaikan UMK Langkat dari Rp 1,575 juta menjadi Rp 2.400.000,- dan para buruh juga meminta agar pemerintah kabupaten Langkat menindak tegas para pengusaha yang masih membayar gaji buruh dibawah UMK 2014, ujar Helmy.
         
Dalam hal menanggapi tuntutan para buruh tersebut, Calon Wakil Ketua DPRD Ralin Sinulingga SE, dan Kirana Sitepu menyatakan siap menampung aspirasi para buruh terutama karyawan perkebunan dan peternakan di Desa Gergas. Tapi ia meminta agar para buruh harap bersabar karena alat kelengkapan Dewan belum terbentuk, sehingga Dewan sulit untuk bertindak, sebut mereka.
         
Namun demikian secepatnya kami akan menindaklanjuti masalah ini dan mudah-mudahan dalam waktu dekat alat kelengkapan DPRD akan terbentuk, ucap Ralin Sinulingga.
         
Ketua Fraksi Nasdem H. Ajai Ismail SE, yang akrab disebut dengan Acai, saat dikonfirmasikan diruang kerjanya mengungkapkan bahwa itu sah-sah saja jika mereka para buruh meminta dan mengharapkan untuk kenaikan gaji mereka, apalagi jika dilihat kondisi ekonomi kita pada saat ini dengan harga 9 bahan pokok dan barang-barang kebutuhan lainnya cukup tinggi dipasaran, ditambah lagi dengan akan dinaikannya harga BBM yang direncanakan pada bulan Nopember 2014 ini.
        
Mengenai tentang usulan dan tuntutan mereka, kami sebagai anggota Dewan, Wakil Rakyat siap menampung segala keluhan serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Langkat, dan menindak lanjutinya, ucap Ajai.

Anak Bangsa :Menatap Mentari Di Kaki Ufuk Dengan Penuh Asa..........

DBD Makan Korban di Langkat, Wakil Ketua DPRD Langkat minta Dinkes Langkat Proaktif

Image By Google
Langkat-Reza Lubis​
Banyaknya kasus Demam berdarah Degue (DBD)  di Kabupaten Langkat membuat prihatin Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga, SE hal itu di kataka​nnya di ​sela sela​ waktu rehat di DPRD Langkat Stabat Kamis,30/10.
Ralin Sinulingga,SE Wk Ketua DPRD Langkat

​Saat ini kasus DBD semakin marak di lLangkat,hal ini ditandai k​orban demam berdarah dengue (DBD) yang terus bertambah hingga 1​00 an orang , 3 diantaranya​ telah ​
​ salah satu RS di Medan meninggal dunia di Langkat. Untuk itu kita meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Langkat proaktif, terutama kepala Puskesmas di 23 Kecamatan di Langkat.

“Rabu (29/10) malam, korban atas nama Raja Ginting (26) penduduk Desa Kampung Sawah Kecamatan Sei Bingai meninggal dunia di salah satu RS di Medan. Sedangkan abang korban  Yakin Ginting dan Sri Ulina Br Sitepu penduduk Desa Emplasmen Kuala Mencirim Sei Bingai karena positif menderita DBD saat ini dirawat di RS Bidadari dan korban DBD lainnya diantaranya Candra dan Neneng penduduk Padang Brahrang Kecamatan Selesai,Langkat dirawat di RS Bidadari.

Karena DBD ini sudah mewabah, dan menyangkut nyawa manusia, ini tidak bisa dibiarkan atau dianggap belum waspada. Apa harus mengambil korban jiwa lagi, sedangkan tahun 2014 ini saja dari 170 an korban penderita DBD , 3 orang meninggal dunia. Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga
​ ​
​tokoh yang aktif didalam Peduli Kesehatan Masyarakat (PKM)​
Kamis (30/10).

​​
​Lanjutkan ​
politis
​​
PDIP itu, Dinkes Langkat terbukti kecolongan, belum ada laporan dari Kepala Puskesmas ke pihaknya tentang korban DBD yang meninggal dunia dan korban yang dirawat. Jangan harus menunggu begitu ada korban baru Dinkes dan Puskesmas berbuat. APBD untuk biaya penanggulangan DBD sudah ada, dan jangan Kepala Puskesmas menyalahkan Bidan Desa yang tidak member laporan ke Kepala Puskesmas di masing-masing Kecamatan. Bidan Desa tidak memiliki peralatan medis yang kuat seperti leb (laboratorium).

Yah sering-seringlah komunikasi antar Desa dan dusun bagi Kepala Puskesmas paling tidak sebulan sekali. Tentang bahayanya bencana DBD,program 3 M itu penting digemboskan kemasyarakat, yakni Menimbung,Mengubur,dan Membakar kaleng bekas dan tempurung yang dapat menampung genangan air hujan, katanya lagi.

Dihubungi terpisah
​ oleh wartawan​
​​
​​
, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Dr Sadikun Winato, ianya mengatakan, bahwa
​​
​f​
o
​g​
ging terhadap daerah maupun kantong-kantong endemis DBD sudah dilakukan. “Ya kita tetap tanggaplah bang, tetapi Kepala Desa maupun masyarakat mungkin lambat dan tidak memberitahukan daerahnya ada terserah DBD”. Jadi bukan kita menunggu ada korban baru berbuat,tetapi banyak orang demam belum pasti dia terkena DBD. Namun setelah korban dirawat dan ditangani medis, dan hasil lab (laboratorium = red)  positif DBD, itu langsung kita turun melakukan poging, sebut Dr Sadikun.

Untuk lebih jelasnya, silahkan Tanya anggota saya di bagian P2ML,karena saya ini lagi sibuk mimpin rapat ya bang, dat
​​
​​
​a​
ng aja bang ke kantor bertanya lebih rinci, kata Sadikun lagi.

Kepala Seksi Pembasmi Penyakit Menular Langsung (P2KM) Dinkes Langkat Bena Muli Perangin Angin ketika ditemui diruang kerjanya kemarin
​ 30/10​
,
​mengatakan​
pihaknya belum menerima laporan dari Kepala Puskesmas Kecamatan Sei Bingai, Selesai dan Kecamatan K
​u​
ala seperti yang diceritakan DPRD.

“Bukan artinya ada korban baru ditanggulangi, tetapi seperti yang dikatakan Pak Kadis tadi, bahwa penderita demam belum bisa dikatakan korban DBD sebelum diketahui trombosit penderita diatas 100.000 dari hasil leb laboratorium”. Kita di bagian P2KM terbuka, masyarakat silakan hubungi kita langsung jika lingkungannya terserang DBD, tidak
usah menunggu korban kok, tetapi jika ada satu orang saja penderita demam dan diketahui positif DBD kita langsung turun.

Ditahun 2014 memang ada korban DBD yang berdasarkan leb  laboratorium yang masuk 170an orang. Dan memang perlu sama-sama kita waspadai,ditahun 2015 mendatang, mungkin diawal tahun, diprediksi akan berjangkit korban DBD besar karena jangkitan lima tahunan.

“Ditahun 2010 lalu, korban DBD akibat gigitan penularan nyamuk aides aigivty ada 707 penderita”. Jadi kita waspadai diawal Januari tahun depan diprediksi jangkitan DBD memuncak, ungkap Bena Muli Perangin-Angin
​.​

Anak Bangsa :Menatap Mentari Di Kaki Ufuk Dengan Penuh Asa..........

 
Copyright © 2014 Anak Bangsa. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger